jump to navigation

Closer May 25, 2011

Posted by diyahputridaniati in Uncategories.
trackback

CLOSER

“Love is an accident.. waiting to happen”

Film Closer adalah film yang berceritakan tentang drama percintaan yang didalamnya juga ada penghianatan. CLOSER yang di tulis oleh Patrick Marber dan disutradarai oleh Mike Nichols dengan kritis menyatakan penggambaran 4 orang asing, dengan satu persamaan yaitu keterlibatan satu sama lain.

Dan (Jude Law) Ia yang telah punya Natalie Portman yang berperan sebagai Alice ternyata bisa juga jatuh cinta mati – matian pada Anna (Julia Roberts), fotografer yang baru saja dikenalnya. Chemistry keduanya memang begitu dahsyat, sampai suatu saat Dan “membius” Anna dengan ciuman mautnya. Dan seperti dibutakan oleh cinta, padahal ia punya Alice yang setengah mati mencintainya. Tapi karena Dan begitu terobsesi dengan Anna, maka Alice dicampakkannya. Tinggallah Alice yang sakit hati, berpindah ke kota lain dan kembali menekuni pekerjaan lamanya, menjadi seorang penari telanjang. Sampai ia ketemu dengan Larry (Clive Owen) yang adalah suami Anna dalam kehidupan sehari – hari.

Film ini mampu masuk dalam jajaran film berkategori Oscar bukan tanpa alasan. Jalinan cerita yang luar biasa real, ditambah dengan dialog yang cerdik – vulgar – tetapi tepat pada sasaran, ditambah dengan peranan karakter yang melimpah menjadikan film ini benar-benar sebuah kontender Academy Award lalu.

This slideshow requires JavaScript.

Film ini bila tak diperhatikan dengan cermat maka akan terasa bagaikan film kumpulan beberapa orang egois yang sinting dan mementingkan nafsu serta insting kebinatangan mereka. Namun bila diperhatikan lebih jauh akan terlihat betapa kayanya perasaan dalam setiap karakter yang membuat kita lantas bertanya-tanya dalam hati: Apakah bisa kita sesungguhnya mencintai lebih dari seseorang ? Apa yang sesungguhnya mendorong orang menipu pasangannya dan mengkhianati pasangannya itu.

Film ini tak menunjukkan banyak adegan yang tak senonoh (walau bagi yang mencari hal demikian akan puas dengan penampilan Natalie Portman), tetapi pengaduk-adukan perasaan yang dilakukan di dalamnya benar-benar luar biasa. Dengan dialog yang tajam yang diucapkan oleh para pemainnya kita mungkin akan merasa ditonjok dan ditampar seketika itu juga karena sadar bahwa mungkin kita tak jauh berbeda dengan karakter-karakter yang ada di dalam film itu.

Keempat karakter utama dalam film ini menciptakan sebuah chemistry yang luar biasa cocok dalam film ini. Natalie Portman tampil bak kesetanan dalam film ini. Dia tampil dengan ciri khas yang terkuat, dan beruntung peran serta skrip pun sangat menolong penampilannya. Sementara Julia Roberts, Clive Owen, dan Jude Law masing-masing tampil berimbang dengan pesona mereka masing-masing. Dengan chemistry yang begitu padu di dalamnya, layaklah Closer menjadi sebuah film yang kuat dari segala segi.

Sedikit catatan, bagi mereka yang mungkin menyukai drama berakhiran dengan senyum, mungkin harus gigit jari melihat film ini, tak ada ending yang benar-benar romantis di dalam film ini yang justru menjadikan film ini terasa lebih membumi dan lebih real. Tengok ending themenya yang serupa dengan opening themenya – hanya saja dengan nuansa yang berbeda. Rasanya sangat mengiris hati, tetapi sekaligus sangat memorable.

Sumber1 Sumber2 Sumber3

%d bloggers like this: